Tampilkan postingan dengan label Dassus Rujukan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dassus Rujukan. Tampilkan semua postingan

Senin, 12 Maret 2012

Di Puskesmas Sidokerto

       Hari ke-2, pelaksanaan Verifikasi atau Krosscheck data PKP ke Puskesmas. 16 Februari 2012, Tim PKP Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan dengan kekuatan sekitar 25 orang kembali meluncur ke lapangan. Kali ini ke Puskesmas Sidokerto.
Walaupun sebagian di lorong, tetapi tetap khidmat...
       Puskesmas yang dipimpin oleh dr. Jaka Setya Iswara ini tak kalah siap untuk menerima kedatangan Tim PKP. Hari Kamis, Puskesmas dengan seragam batik barunya, Batik 'Magetan Kumandang', dan dengan segala keterbatasan sarana dan fasilitas ingin menyajikan data kinerja terbaiknya. Puskesmas yang terkenal dengan 'kebagusan' administrasi keuangannya ini, memperkuat manajemen kinerja dengan Kelompok Budaya Kerja 'SARIJAH' nya. Harapan Puskesmas yang mempunyai Visi : Puskesmas Kebanggaan Masyarakat dengan  Motto : SALAM SAPA SENTUH SEMBUH dan mempunyai jaringan di 3 Pustu, 4 Ponkesdes dan 6 Polindes ini, dengan kekuatan KBK 'SARIJAH'  Puskesmas mampu berbenah diri dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di wilayah kerjanya. Sukses untuk Puskesmas Sidokerto.

reported by : Dwi Hunun Pratiwi

Bagaimana di Puskesmas Panekan ?

       Hari Rabu, 15 Pebruari 2012, hari pertama verifikasi data PKP di lakukan. Tim PKP Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan yang di pimpin oleh dr. Hari Sukamto membawa rombongan sekitar 25 orang, meluncur dengan lancar ke Puskesmas Panekan. Puskesmas yang dipimpin oleh dr.Nurhayati Triasih ini mempersiapkan diri dengan mengerahkan segenap kemampuannya dalam rangka penampilan terbaiknya untuk Penilaian Kinerja Puskesmas dan Pelayanan Publik.
       Rombongan yang diangkut oleh 3 mobil dinas pun masuk ke halaman menuju tempat parkir di depan rawat inap Puskesmas. Tampak rawat inap, UGD, Mushola, ruang pertemuan, ruang PONED yang lumayan bersih dan rapi.  Tim di diterima di Ruang pertemuan, disambut oleh Kepala UPTD Puskesmas Panekan, dr.Nurhayati Triasih, beserta beberapa orang staf penanggungjawab program. Kami pun masing-masing menerima sekotak Snack dan ........Buku kecil hijau yang menarik....apa itu ? Profil Pelayanan Puskesmas Panekan.Buku kecil ini cukup mewakili keberadaan Puskesmas di tengah-tengah masyarakat. Apa isinya ? Foto cantik Ka UPTD Puskesmas Panekan menyambut kita dengan ramah dan hangatnya, Visi-Misi-Moto, Kelompok Budaya Kerja, Prestasi yang pernah diraih, Struktur Organisasi, Fasilitas Layanan Kesehatan, Sarana Peralatan, Ketenagaan Medis, Layanan Rawat Jalan (Alur-Jenis Pelayanan-Jam Buka-Persyaratan untuk mendapat layanan), Layanan UGD, Layanan Rawat Inap, Layanan Penunjang dan Jaringan Puskesmas yang meliputi 5 Pustu, 8 Ponkesdes dan 3 Polindes. Peta Kecamatan, Denah Ruangan dan terakhir Sarana Pengaduan Masyarakat.
       Presentasi diawali dengan pemutaran video selayang pandang Puskesmas Panekan. Presentasi menampilkan Capaian program-program Puskesmas, Analisa Masalah dan Perencanaan Tingkat Puskesmas.


       Proses Verifikasi data pun dimulai. Kesiapan petugas, kesiapan data dukung sampai dengan pembuatan RUK dan RPK akan diverifikasi oleh Tim PKP Dinas Kesehatan Kabupaten. Bagaimana hasilnya ? Kita tunggu saja hasil rekap Verifikasi. 

reported by : Dwi Hunun Pratiwi

Kamis, 23 Februari 2012

BAGAIMANA PROSES VERIFIKASI DI PUSKESMAS ?

       Verifikasi atau yang seringkali disebut dengan "Krosscheck Data" di lakukan oleh Tim PKP Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan terhadap data PKP yang dibuat secara mandiri oleh Puskesmas. Tim PKP Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan yang dibentuk atas dasar Surat Keputusan Kadinkes Nomor : 6 Tahun 2012 ini terdiri dari sekitar 25 orang yang berasal dari semua bidang, program dan kesekretariatan.
       Adapun acara di Puskesmas meliputi :
  1. Presentasi profil Puskesmas, Visi-Misi, Motto dan Janji layanan Puskesmas. 
  2. Presentasi Rekap Cakupan Kegiatan, Mutu dan Manajemen Pelayanan
  3. Presentasi Prioritas Masalah, alternatif pemecahan masalah, RUK dan RPK
  4. Krosschek Lapangan , meliputi kesiapan petugas, kesiapan data dukung harian (register, Kohort dll) dan kesiapan pembuatan analisa kinerja, RUK dan RPK masing-masing program 
  5. Diskusi dan pembinaan
       Verifikasi yang dilaksanakan pada tanggal 15 Pebruari sampai dengan 22 Maret 2012 dan didukung oleh anggaran APBD  Pemkab Magetan Tahun 2012 ini secara maraton akan di mulai dari Puskesmas Panekan, dilanjutkan ke Puskesmas Sidokerto. Kemudian pada minggu berikutnya Puskesmas Poncol, Sumberagung, Parang dan Lembeyan. Minggu berikutnya Tim akan melakukan verifikasi di Puskesmas Tladan, Kawedanan, Gorang-Garen Taji, Takeran. Minggu berikutnya Puskesmas Plaosan, Candirejo, Bendo dan Maospati. Berikutnya Puskesmas Ngariboyo, Tebon, Rejomulyo dan Kartoharjo.Pada Minggu terakhir Tim akan berkunjung ke Puskesmas Karangrejo, Taji, Sukomoro dan Ngujung.


selesai verifikasi di Pusk.Lembeyan bersama drg. Leny
       Hari ini, tanggal 24 Pebruari 2012, Tim telah melakukan perjalanan ke 8 Puskesmas. Ada semangat dan harapan yang besar dari Tim PKP Dinkes Kab. dan Puskesmas untuk bersama melakukan perbaikan dalam rangka mewujudkan pembangunan kesehatan yang berkelanjutan.

reported by : Dwi Hunun Pratiwi

PENILAIAN KINERJA PUSKESMAS 2012

     Penilaian Kinerja Puskesmas se-Kabupaten Magetan kembali di gelar pada tahun 2012. Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang merupakan suatu upaya untuk melakukan penilaian hasil kerja / prestasi Puskesmas. Pelaksanaan penilaian di mulai dari tingkat Puskesmas, sebagai instrumen mawas diri karena setiap Puskesmas melakukan penilaian kinerjanya secara mandiri, kemudian Tim PKP Dinas Kesehatan Kabupaten melakukan verifikasi hasilnya. Adapun aspek penilaian meliputi hasil pencapaian cakupan, mutu dan manajemen termasuk aspek pelayanan publik. Berdasarkan hasil verifikasi, Tim PKP Dinas Kesehatan Kabupaten bersama Puskesmas dapat menetapkan Puskesmas ke dalam kelompok I, II dan III (kelompok baik, sedang, kurang) sesuai dengan pencapaian kinerjanya.
     Selanjutnya hasil verifikasi akan di feedback kembali ke Puskesmas untuk dijadikan dasar pembuatan PTP (Perencanaan Tingkat Puskesmas). Puskesmas dapat melakukan identifikasi masalah dan analisa masalah, mencari penyebab dan latar belakang serta hambatan masalah kesehatan di wilayah kerjanya berdasarkan adanya kesenjangan pencapaian kinerja Puskesmas, membuat alternatif penyelesaian masalah dan menuangkannya dalam bentuk RUK (Rencana Usulan Kegiatan) maupun RPK (Rencana Pelaksanaan Kegiatan) . Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten dapat menetapkan tingkat urgensi suatu kegiatan untuk dilaksanakan segera pada tahun yang akan datang sesuai dengan prioritasnya. Dinas Kesehatan dapat menetapkan dan mendukung kebutuhan sumberdaya Puskesmas dan urgensi pembinaan Puskesmas.
     Adapun tahapan-tahapan dalam pelaksanaan PKP ini adalah :
  1. Tim PKP Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan berkoordinasi dengan Puskesmas dalam rangka sosialisasi Pedoman PKP ke Puskesmas,
  2. Puskesmas melakukan konsolidasi ke dalam dengan semua pemegang program untuk menyiapkan data dukung, menertibkan manajemen dan administrasi dalam rangka melakukan penilaian kinerjanya secara mandiri,
  3. Puskesmas mengirimkan hasil penilaiannya ke Tim PKP Dinas Kesehatan Kabupaten,
  4. Tim PKP Dinas Kesehatan Kabupaten yang berasal dari semua bidang (lintas program) dan sekretariat  melakukan verifikasi hasil penilaian ke Puskesmas,
  5. Penetapan Kategori Puskesmas : I, II dan III (baik, sedang, kurang),
  6. Feedback hasil Verifikasi ke Puskesmas,
  7. Pembuatan Dokumen PKP dan PTP Puskesmas
Reported by : Dwi Hunun Pratiwi 

Kamis, 25 Agustus 2011

Pos Pengamanan Lebaran 2011/1432 H

     Menyambut datangnya Hari Raya Idul Fitri 1432 H yang diperkirakan akan jatuh pada Hari Selasa, 29 Agustus 2011, Pemerintah Kabupaten Magetan melakukan kegiatan pengamanan demi kelancaran dan keamanan arus lalulintas (baca : arus mudik) dengan mendirikan Pos Pengamanan Hari Raya Idul Fitri 1432 H.
     Kegiatan ini  melibatkan personel dari lintas sektor terkait yaitu : Polres, Dishubkominfo, Dinas Kesehatan, Kodim, Pramuka dan PMI. Pos Pengamanan disiapkan di 3 titik kerawanan lalulintas yaitu : Maospati , Pasar Baru Magetan dan Sarangan , dibuka 24 jam mulai H-7 sampai dengan H+7. Pos Kesehatan dari Dinas Kesehatan ini siap dengan 3 orang personel kesehatan dan ambulance. 
      Pos Kesehatan Maospati terletak di Pertigaan Maospati depan Terminal Maospati. Sebagai Koordinator Pos Kesehatan ini adalah Puskesmas Maospati sedangkan tim yang akan bertugas adalah sebagai berikut :
- Hari Selasa, 23 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Kawedanan dan Rejomulyo
- Hari Rabu, 24 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Karangrejo dan Kartoharjo
- Hari Kamis, 25 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Sukomoro dan Bendo
- Hari Jumat, 26 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Tebon dan Ngujung
- Hari Sabtu, 27 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Maospati dan Kawedanan
- Hari Minggu, 28 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Karangrejo dan Kartoharjo
- Hari Senin, 29 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Kartoharjo dan Sukomoro 
- Hari Selasa, 30 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Bendo dan Tebon
- Hari Rabu, 31 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Ngujung dan Maospati
- Hari Kamis, 1 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Kawedanan dan Maospati
- Hari Jumat, 2 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Karangrejo dan Kartoharjo
- Hari Sabtu, 3 September 2011 Tim  Kesehatan dari Puskesmas Sukomoro dan Bendo
- Hari Minggu, 4 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Ngujung dan Maospati 
- Hari Senin, 5 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Maospati dan Kawedanan
- Hari Selasa, 6 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Rejomulyo dan Karangrejo 
- Hari Rabu, 7 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Kartoharjo dan Sukomoro
Disiapkan pula tenaga kesehatan di Masjid Bintang Terminal Maospati, masjid transit, yang banyak digunakan oleh para pemudik untuk sholat dan beristirahat sejenak di masjid ini.


     Pos Pasar Baru berlokasi di dekat Pos Polisi Pasar Baru Magetan. Sebagai koordinator Tim Kesehatan adalah Puskesmas Candirejo, sedangkan tim yang akan bertugas adalah sebagai berikut :
- Hari Selasa, 23 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Parang dan Taji
- Hari Rabu, 24 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Gorang-Gareng Taji dan Panekan
- Hari Kamis, 25 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Tladan dan Takeran
- Hari Jumat, 26 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Candirejo dan Lembeyan
- Hari Sabtu, 27 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Taji dan Parang
- Hari Minggu, 28 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Panekan dan Gorang-Gareng Taji
- Hari Senin, 29 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Takeran dan Tladan
- Hari Selasa, 30 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Lembeyan dan Candirejo
- Hari Rabu, 31 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Parang dan Taji
- Hari Kamis, 1 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Gorang-Gareng Taji dan Panekan
- Hari Jumat, 2 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Tladan dan Takeran
- Hari Sabtu, 3 September 2011 Tim  Kesehatan dari Puskesmas Candirejo dan Lembeyan
- Hari Minggu, 4 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Taji dan Parang
- Hari Senin, 5 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Panekan dan Gorang-Gareng taji
- Hari Selasa, 6 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Takeran dan Tladan 
- Hari Rabu, 7 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Lembeyan dan Candirejo
     
     Pos Sarangan berlokasi di Perempatan Mandoran dekat loket masuk tempat wisata Telaga Sarangan. Sebagai koordinator Tim Kesehatan adalah Puskesmas Plaosan sedang tim yang akan bertugas adalah sebagai berikut :

- Hari Selasa, 23 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Poncol dan Plaosan
- Hari Rabu, 24 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Ngariboyo dan Plaosan
- Hari Kamis, 25 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Sidokerto dan Plaosan
- Hari Jumat, 26 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Sumberagung dan Plaosan
- Hari Sabtu, 27 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Poncol dan Plaosan
- Hari Minggu, 28 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Ngariboyo dan Plaosan
- Hari Senin, 29 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Sidokerto dan  Plaosan  
- Hari Selasa, 30 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Sumberagung dan Plaosan
- Hari Rabu, 31 Agustus 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Poncol dan Plaosan
- Hari Kamis, 1 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Ngariboyo dan Plaosan
- Hari Jumat, 2 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Sidokerto dan Plaosan
- Hari Sabtu, 3 September 2011 Tim  Kesehatan dari Puskesmas Sumberagung dan Plaosan
- Hari Minggu, 4 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Poncol dan  Plaosan  
- Hari Senin, 5 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Ngariboyo dan Plaosan
- Hari Selasa, 6 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Sidokerto dan  Plaosan  
- Hari Rabu, 7 September 2011 Tim Kesehatan dari Puskesmas Sumberagung dan Plaosan
    
    Untuk menunjang kelancaran dan kenyamanan para wisatawan yang akan memanfaatkan libur lebaran akan disiapkan pula HEALTH CENTRE di Puskesmas Wisata Sarangan yang dibuka 24 jam mulai tanggal 30 Agustus sampai dengan 4 September 2011.
     Selamat Hari Raya Idul Fitri 1432 H, semoga Alloh SWT menerima seluruh amal ibadah kita di bulan Romadlon. Selamat mudik lebaran, selamat berjumpa dengan sanak saudara, semoga Alloh SWT meridloi silaturohmi yang kita jalin bersama. Amin.

Kamis, 18 Agustus 2011

Tim BSB di HUT Kemerdekaan RI ke-66

     Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-66 pada tanggal 17 Agustus 2011 yang bertepatan dengan tanggal 17 Romadhon 1432 H di pusatkan di Alon-alon Kabupaten Magetan. Upacara diikuti oleh karyawan-karyawati di lingkungan Pemkab Magetan, TNI-POLRI, pelajar dan mahasiswa.
     Untuk menunjang kelancaran dan keamanan acara ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan menurunkan Tim BSB (Brigade Siaga Bencana) dengan mendirikan Tenda Lapangan berukuran 6 x 12 meter yang dilengkapi dengan AC, 17 field bed, 10 orang tenaga kesehatan, obat-obatan serta 4 ambulance. Tim BSB ini juga dibantu oleh Tim Kesehatan dari Puskesmas Candirejo, Puskesmas Sumberagung dan PMI (Palang Merah Indonesia).
     Peringatan detik-detik Proklamasi dimulai pada pukul 10.00 wib dan selesai pada pukul 11.00 wib. Cuaca yang lumayan terik ditambah dengan kondisi peserta upacara yang kurang fit ini mengakibatkan peserta upacara tidak sanggup untuk mengikuti upacara sampai selesai. Diantara mereka ada yang mengundurkan diri karena kelelahan, pusing bahkan pingsan. Tercatat 22 siswa di rawat di Tenda Lapangan. Mereka dipersilahkan untuk beristirahat sampai kondisinya segar kembali, diperiksa, diberi obat dan dirujuk ke RSU jika diperlukan.
     Di akhir acara peserta disuguhi dengan atraksi baris-berbaris dari TNI-AD. Dirgahayu RI ke-66.MERDEKA ! 


Kamis, 11 Agustus 2011

Bimtek IKM Bidang Kesehatan


Tuntutan masyarakat terhadap kualitas pelayanan publik terutama bidang kesehatan semakin meningkat. Bentuk respon tuntutan tersebut adalah munculnya aspirasi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan publik yang berkualitas.
Berkaitan dengan hal tersebut, untuk mengetahui kinerja pelayanan kesehatan sebagai bagian dari aparatur pemerintah kepada masyarakat perlu dilakukan penilaian atas pendapat masyarakat terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas melalui penyusunan Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM).
Narasumber bersama Kadinkes dan Peserta Bimtek
Berdasarkan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2000 tentang Program Pembangunan Nasional (PROPENAS), salah satu kegiatan dalam upaya meningkatkan pelayanan publik adalah menyusun Indeks Kepuasan Masyarakat sebagai tolok ukur terhadap optimalisasi kinerja pelayanan publik oleh aparatur pemerintah kepada masyarakat. Amanat yang perlu dilakukan adalah melakukan kajian kualitas layanan publik untuk menghasilkan Indeks Kepuasan Masyarakat sebagai perwujudan Good Governance dalam bentuk akuntabilitas, transparansi, supremasi hukum serta menjawab kebutuhan masyarakat.
Berkaitan dengan hal tersebut Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan melalui Bidang Pelayanan Kesehatan melakukan Bimtek Pengukuran Indeks Kepuasan Masyarakat. Adapun anggaran kegiatan bersumber dari Dana APBD Kabupaten Magetan Tahun 2011
Kegiatan ini dimaksud untuk : memberikan pemahaman kepada petugas kesehatan tentang IKM, unsur-unsur penilaian dalam IKM, langkah-langkah penyusunan IKM bidang kesehatan, dan penyusunan cheklist IKM untuk Puskesmas.
Peserta dalam kegiatan ini adalah 22 orang Kepala  Puskesmas dari 22 Puskesmas se-Kabupaten Magetan, dilaksanakan di Ruang Husada I dan II Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan Jl. Imam Bonjol No.4 Magetan pada tanggal 22 Juni 2011.
Materi pelatihan meliputi :
1. Pengertian IKM 
2. Sasaran IKM
3. Ruang Lingkup IKM
4. Manfaat IKM
5. Unsur-Unsur Penilaian dalam IKM
6. Langkah-langkah Penyusunan IKM
Disampaikan oleh Narasumber dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga yaitu :
1. DR.drg. Setya Haksama, M.Kes
2. Ratna Dwi Wulandari, SKM, M.Kes 
Output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah tersusunnya cheklist IKM untuk mengukur kepuasan pelanggan di Puskesmas. Diharapkan dengan terukurnya kepuasan pelanggan melalui IKM, penyedia sarana kesehatan dalam hal ini Puskesmas mampu meningkatkan kinerjanya dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

reported by : Dwi Hunun Pratiwi, Seksi Yankesdas,Khusus dan Rujukan

Penilaian Kinerja Puskesmas (PKP)


Dalam rangka pemerataan pelayanan kesehatan dan pembinaan kesehatan masyarakat telah dibangun Puskesmas. Puskesmas adalah Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota yang bertanggungjawab menyelenggaraan pembangunanan kesehatan di suatu wilayah kerja tertentu. Puskesmas berfungsi sebagai (1) Pusat pembangunan wilayah berwawasan kesehatan ; (2) Pusat pemberdayaan masyarakat; (3) Pusat pelayanan kesehatan masyarakat primer ; (4) Pusat pelayanan kesehatan perorangan primer.
Untuk menunjang pelaksanaan fungsi dan penyelenggaraan upayanya, Puskesmas dilengkapi dengan insrumen manajemen yang terdiri dari (1) Perencanaan tingkat puskesmas ; (2) Lokakarya Mini puskemas ; (3) Penilaian kinerja puskesmas dan manajemen sumberdaya termasuk alat, obat, keuangan, tenaga dan aset, serta didukung dengan manajemen sistem pencatatan dan pelaporan yang disebut sistem informasi manajemen puskesmas (SIMPUS) dan upaya peningkatan mutu pelayanan (antara lain melalui penerapan quality assurance).
Mempertimbangkan rumusan pokok-pokok program dan program-program unggulan sebagaimana disebutkan dalam rencana srategis Kementrian Kesehatan dan spesifik daerah, maka area program yang akan menjadi prioritas di suatu daerah perlu dirumuskan secara spesifik oleh daerah sendiri demikian pula srategi dalam pencapaian tujuannya yang harus disesuaikan dengan masalah, kebutuhan serta potensi setempat.
Puskesmas merupakan ujung tombak terdepan dalam pembangunan kesehatan, mempunyai peran cukup besar dalam upaya mencapai tujuan pembangunan kesehatan tersebut di atas, maka pedoman stratifikasi puskesmas yang telah dipergunakan selama ini telah disempurnakan, dan selanjutnya digunakan istilah Penilaian Kinerja Puskesmas.   
Penilaian kinerja Puskesmas adalah suatu upaya untuk melakukan penilaian hasil kerja/prestasi Puskesmas. Pelaksanaan penilaian dimulai dari tingkat puskesmas, sebagai instrumen mawas diri karena setiap Puskesmas melakukan penilaian kinerjanya secara mandiri, kemudian dinas kesehatan kabupaten/ kota melakukan verifikasi hasilnya. Adapun aspek penilaian meliputi hasil pencapaian cakupan dan manajemen kegiatan termasuk mutu pelayanan (khusus bagi Puskesmas yang telah mengembangkan mutu pelayanan) atas perhitungan seluruh puskesmas. Berdasarkan hasil vertifikasi, dinas kesehatan kabupaten / kota bersama Puskesmas dapat menetapkan Puskesmas ke dalam kelompok I,II,III (baik, sedang, kurang) sesuai dengan pencapaian kinerjanya.
Pada setiap kelompok tersebut, dinas kesehatan kabupaten / kota dapat melakukan analisa tingkat kinerja Puskesmas berdasarkan rincian nilainya, sehingga urutan pencapaian kinerjanya dapat diketahui, serta dapat dilakukan pembinaan secara lebih mendalam dan terfokus. Adapun manfaat Penilaian Kinerja Puskesmas yaitu :
Penghargaan untuk Kategori Cakupan, Manajemen, Mutu dan Yanpublik
  1. Puskesmas mengetahui tingkat pencapaian (prestasi) kegiatan dibandingkan dengan target yang harus dicapainya
  2. Puskesmas dapat melakukan identifikasi dan analisis masalah, mencapai penyebab dan latar belakang serta hambatan masalah kesehatan di wilayah kerjanya berdasarkan adanya kesenjangan pencapaian kinerja Puskesmas (out put dan out come).
  3. Puskesmas dan Dinas Kesehatan kabupaten/ kota dapat menetapkan tingkat urgensi suatu kegiatan untuk dilaksanakan segera pada tahun yang akan datang berdasarkan prioritasnya
  4. Dinas kesehatan kabupaten / kota dapat menetapkan dan mendukung kebutuhan sumberdaya Puskesmas dan urgensi pembinaan Puskesmas. 
             Untuk pelaksanaan PKP di Kabupaten Magetan setiap tahun secara rutin diadakan Pelatihan PKP dalam rangka mengevaluasi instrument penilaian dan menetapkan pedoman yang akan dipakai untuk tahun berikutnya.

Rabu, 10 Agustus 2011

Bimtek Penanganan Cidera Olahraga




Olahraga Kesehatan adalah olahraga untuk memelihara dan / atau untuk meningkatkan derajat kesehatan dinamis, sehingga orang bukan saja sehat dikala diam (sehat statis) tetapi juga sehat serta mempunyai kemampuan gerak yang dapat mendukung setiap aktivitas dalam peri kehidupannya sehari-hari (sehat dinamis) yang bersifat rutin, maupun untuk keperluan rekreasi dan / atau mengatasi keadaan gawat-darurat. Olahraga adalah kebutuhan bagi setiap individu yang ingin kondisi tubuhnya selalu sehat dan fit, banyak sekali olahraga yang bisa kita lakukan, baik jenis olahraga yang dapat dilakukan seperti : jalan, jogging, senam aerobik, bola voli, sepak bola, pencak silat, karate, tinju dan masih banyak yang lainnya. Tetapi apabila di dalam melakukan olahraga ini tidak dengan pemanasan atau di lakukan secara benar maka itu akan menjadikan potensial cidera bagi pelakunya. Cidera Olah Raga adalah cidera pada sistem otot dan rangka tubuh yang disebabkan oleh kegiatan olah raga.
Pengarahan dari Narasumber
     Berkenaan dengan upaya peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat maka pada tahun 2011 Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan mengadakan bimbingan teknis untuk penanganan cidera olahraga dengan Tim Panitia berasal dari Bidang Pelayanan Kesehatan. Adapun Anggaran diperoleh dari APBD Kabupaten Magetan Tahun 2011.
     Bimbingan Teknis ini diikuti oleh 30 orang tenaga kesehatan terdiri dari Dokter Umum dan Perawat yang berasal dari Puskesmas di Kabupaten Magetan. Dilaksanakan di Ruang Husada II Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, Jl. Imam Bonjol No.4 Magetan , pada Hari Senin, 13 Juni 2011 dengan Narasumber dari Sport Clinic RSUD dr.Soetomo Surabaya yakni : 
1.       Dr. Paulus Rahardjo, Sp.Rad-K      
2.       Dr. Dwikora Novembri U, Sp.OT-K  
3.       Dr. Damayanti Tinduh, Sp KFR    
Adapun Materi Pelatihan meliputi :
1.      Identifikasi Faktor Resiko Cidera Olahraga
2.      Pencitraan pada Cidera Olahraga
3.      Penanganan Cidera Olahraga

reported by : Dwi Hunun Pratiwi, Seksi Yankes Dasar, Khusus dan Rujukan  



Pelatihan ACLS


  Dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat perlu dilakukan serangkaian kegiatan yang menjamin dilaksanakannya pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang sesuai dengan standar. Kabupaten Magetan dengan 22 Puskesmas diantaranya terdiri dari 17 Puskesmas dengan UGD 24 jam membutuhkan tenaga medis yang mempunyai kompetensi ACLS ( Advantage Cardio Life Support / Bantuan Hidup Jantung Lanjut). 
Peserta Serius Mengikuti Pelatihan
     Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan melalui Bidang Pelayanan Kesehatan membekali tenaga medis di Puskesmas dengan kompetensi seperti tersebut di atas dengan menyelenggarakan Pelatihan ACLS ( Advantage Cardio Life Support ). Kegiatan ini dibiayai oleh APBD Pemkab. Magetan Tahun Anggaran 2011.
Pelatihan ACLS diikuti oleh 30 orang tenaga medis (dokter) yang sebelumnya telah mendapatkan Pelatihan Bantuan Hidup Dasar  (BLS) dan Pelatihan Penanganan Gawat Darurat (PPGD). Pelatihan ACLS dilaksanakan pada pertengahan bulan Juli 2011 dengan Tim Pelatih dari PERKI (  Persatuan Ahli Kardiovaskular Indonesia) Surabaya. 
Adapun Tim Pelatih adalah :
1.      Dr. Samuel Sudanawijaya, SpJP, FIHA
2.      Dr. Evit Ruspiono, SpJP, FIHA
3.      Dr. Setyo Utomo, SpJP, FIHA
4.      Dr. Bambang Pujo Semedi, SpAN
5.      Herry Adi Priyatno, ST
Sedangkan Materi Pelatihan meliputi :  
a.    Pretest
b.    Materi :
      1.      BLS Algorythm
      2.      ECG dan Arrhythmia
      3.      Sindrome Koroner Akut
      4.      Pulseless VT/VF, PEA, Asystole
      5.      Perawatan Pasca Henti Jantung
      6.      Airway management
      7.      Skill Station 1,2,3,4
      8.      Bradikardia
      9.      Takikardia Algorythm
     10.     Hipotensi/Syok dan Edema Paru Akut
     11.     Megacode 1,2
     12.     Test Magacode
c.   Post test
     
     Dengan meningkatnya  kompetensi petugas diharapkan Puskesmas mampu memberikan layanan kesehatan kepada masyarakat sesuai standar.

reported by : Hunun, Seksi Yankesdas, Khusus dan Rujukan